It's All About Me..
This one is mine!
Posted by
Nitnot
at
18:21
If I believed there was only one person for me, I'd be in a very bad position now *Nicole Kidman*
Posted by
Nitnot
at
21:17
Barangkali, aroma Eternity berhubungan dengan cinta yang agung, cinta yang setia dan abadi selamanya. Itulah yang kupikirkan ketika wanita dengan parfum Eternity ini muncul bagaikan peri, dari balik kegelapan dengan busana serba merah yang dirancang Donna Karan. Begitulah ia bercerita tentang dirinya sendiri.
Wanita dengan parfum Eternity yang begitu berwibawa, agung dan dingin adalah wanita yang disia-siakan. Terlalu. Aku tak pernah bisa percaya.
Cinta telah membuatnya termehek-mehek kepada seorang lelaki yang disukai dan menyukai banyak wanita. Apakah kehidupan memang ada skenarionya? Entahlah. Aku ingin tahu apakah ada suatu cara yang praktis untuk menjadi bahagia, yang lebih instant dan tidak membutuhkan bumbu ironi.
Aku tidak mengerti. Kupikir dialah wanita yang dengan segala kemampuannya mampu mengarahkan nasib ke tujuan yang dikehendakinya. Tapi, cinta itulah, cinta yang itu-itu juga, membuatnya tidak berdaya.
(ia berkata) "Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, kecuali melakukan apa yang paling mungkin kulakukan sekarang. Kita bisa setia sampai mati kepada seseorang, tapi kita tidak bisa memaksa siapa pun setia kepada kita, bukan?"
Benarkah cinta membuat kita buta dan bodoh?
*bagian dari cerpen Seno Gumira Ajidarma dengan judul "Wanita dengan Parfum Eternity"*
Posted by
Nitnot
at
23:51
dalam diri setiap manusia, ada kemampuan yang (menurut saya) paling hebat diantara kemampuan-kemampuan lainnya.. yaitu kemampuan seseorang untuk "bangun" lagi setelah mengalami masa-masa suram dalam hidupnya.
saya rasa, hampir setiap orang pernah mengalami sesuatu yang bikin dia down. mungkin itu putus cinta, kehilangan orang yang disayangi, kehilangan pegangan hidup, gagal mencapai impian dan masih banyak masalah lainnya. hal-hal itu membuat kita stress, hidup berantakan, disorientasi dan efek samping lainnya.
tapi kita punya kekuatan untuk "bangun" lagi disaat kita jatuh, bahkan walaupun kita sudah berkali-kali jatuh.. saya juga pernah mengalami masa-masa itu. saat itu saya disorientasi, melakukan tindakan-tindakan yang merusak diri sendiri. dan akhirnya saya sampai di satu titik dimana saya sadar kalau saya tidak bisa seperti itu terus. sekarang kalau ingat masa-masa itu, saya cuma bisa tertawa dalam hati..
seperti kalimat "segala sesuatu indah pada waktunya", paling tidak ada pengalaman dan kesalahan yang bisa jadi pelajaran untuk saya.
Posted by
Nitnot
at
16:58
kalau denger kata "teroris" biasanya kita langsung mikir tentang sekomplotan orang yang bikin rusuh dimana-mana baik itu dengan cara membajak pesawat, meledakan bom di mall atau tempat ramai dan masih banyak lagi.
setelah liat di kamus, "teroris" artinya orang yang membuat orang lain merasa terteror atau terganggu (dalam jangka waktu lama). nah, setelah baca definisi itu.. saya jadi berpikir ternyata ada juga teroris dalam hidup kita! Orang yang membuat kita merasa terganggu, meneror dan membuat kita kesal, stress, pusing dan lain sebagainya dalam jangka waktu yang cukup lama / terus-terusan. dan stelah nanya ke orang-orang sekitar, ternyata sebagian besar dari mereka juga pernah punya teroris dalam hidupnya. yang dimaksud teroris dalam hidup kita itu bisa macam-macam, dari orang ga dikenal yang memang psyco atau malah orang yang paling dekat sama kita. salah satu teman pernah bilang kalau teroris dalam hidupnya adalah ibunya sendiri karena selalu ngejar-ngejar supaya dia cepat lulus. ada lagi yang bilang, teroris dalam hidupnya itu mantan pacarnya yang masih belum rela diputusin.
cara menangani para teroris itu beda-beda, tergantung dari tiap orang. ada yang memilih untuk cuek aja tapi ada juga yang memilih untuk marah supaya ga diganggu lagi. nah, bagi yang merasa sedang punya teroris dalam hidupnya.. selamat berjuang supaya ga diteror lagi!!
Posted by
Nitnot
at
20:50
pernah dengar kalimat diatas? saya tiba-tiba ingat, mungkin ada di salah satu film yang pernah saya tonton (lupa judulnya). intinya, kemarin ada tiga orang yang curhat tentang kehidupan percintaannya. setelah menyimpulkan benang merah dari ketiga curhat-an itu, dan MENAMBAHKAN DENGAN PENGALAMAN PRIBADI.. akhirnya saya mikir, kok kelihatannya urusan percintaan dan perang sama aja? dua-duanya dipenuhi taktik dan politik!
memang dalam hidup kita biasa berpolitik. pasti ada saatnya (atau malah sering) kita melakukan sesuatu dengan gak tulus, maksudnya melakukan sesuatu demi orang lain yang ujung-ujungnya menguntungkan diri sendiri. yah, namanya juga manusia.. pasti egois dong! tapi kok dalam urusan percintaan –yang katanya gak pakai logika, tulus dan masih banyak lagi ungkapan sejenis- tetap ada yang namanya politik?
bukannya mau menganalisa atau intervensi urusan pribadi orang lain, tapi saya tiba-tiba sadar; kebanyakan (kalau gak mau dibilang hampir semua) curhat yang pernah saya dengar, semua orang pasti berpolitik dalam urusan cinta.. lalu, cinta (disini maksudnya bukan cinta ke orang tua,saudara atau sahabat) yang tulus itu sebenernya seperti apa sih? *bingung*
Posted by
Nitnot
at
01:34
dilema, satu kata yang bisa bikin pusing setiap orang. setelah survey ke beberapa teman, ternyata arti dilema bisa macam-macam. ada yang bilang, dilema artinya "diantara dua pilihan" dan kedua pilihan itu sama bagusnya. ada juga yang bilang, dilema artinya "maju kena mundur kena". mungkin yang ini maksudnya semua jalan yang akan kita ambil sama-sama ga menguntungkan buat kita.
intinya, sekarang saya mengalami apa yang disebut dilema.
kadang kita sering bingung antara harus menyenangkan diri sendiri atau orang2 di sekitar kita; apakah itu orang tua kita, temen kita, pacar kita atau siapapun... apalagi kalau apa yang kita mau itu berbeda dengan keinginan lingkungan sekitar kita. walaupun kita tau maksud mereka memang demi kebaikan kita juga tapi seharusanya orang yang paling tau apa yang terbaik buat kita itu adalah diri kita sendiri (biarpun terkadang sering salah juga)..
mengutip kata seorang teman: "people can say anything they want, ppl can give any advices they think it's best for you, but they'd never know what is best for you cos they're not in your shoes. No person can be in other person shoes, ppl are different and different ppl gone through different kinds of problem. you yourself know what's best for you so do what you think is best for you"
Posted by
Nitnot
at
11:07